Kesehatan

Khasiat Daun Belimbing untuk Hipertensi

linaherbs.blogspot.com linaherbs.blogspot.com

Khasiat Daun Belimbing untuk Hipertensi – Setelah saya membicarakan peluru untuk hipertensi part 1. Sekarang saya akan menjelaskan tentang Daun Belimbing dan Hipertensi. Apabila anda didiaknosa oleh dokter menderirta tekanan darah tinggi pasti anda akan panik akan diaknosa dokter tersebut, lalu anda pasti akan mencari sebab – sebab, makanan – makanan , hal – hal yang menajdikan darah anda akan kumat.

Selain anda harus berkonsultasi kepada dokter tentang apa saja hal yang harus anda lakukan agar penyakit darah tinggi ini tidak akan semakin parah, cari lah obat – obatan yang alami atau herbal yang bisa anda racik sendiri karena obat herbal lebih terpecaya khasiatnya dan tanpa campuran bahan kimia.

Perlu anda ketahui bahwa ada salah satu bahan alami yang dapat menurunkan tekanan darah anda yaitu daun belimbing. Menurut para ahli meminum air rebusan daun belimbing, apakah itu daun belimbing manis maupun belimbing wuluh ( belimbing sayur ) memang bisa menurunkan tekanan darah tinggi anda, ya walaupun sifatnya tidak menyembuhkan tetapi daun belimbing dapat menurunkan darah tinggi secara ampuh.

Air rebusan daun belimbing memang berkhasiat sebagai peluruh kencing ( diuretik ). Jadi cara kerjanya mirip dengan tablet hydrochlorithiazide ( HCT ) ataupun furosemide ( lasix ). Seperti halnya tablet diuretika tadi, kerja air rebusan daun belimbing dalam menurunkan tekanan darah tinggi yang tinggi juga terbatas.

Karena itu anda sebaiknya menggunakan pada hipertensi ringan yaitu tekanan sistolik 140 – 159 mmHg dan tekanan diastolik 90 – 99 mmHg. Cara menggunakannya yaitu, 30 g daun segar dicuci bersih lalu direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih kurang lebih 15 menit dan airnya menjadi kecoklatan, setelah dingin diminum 2 kali sehari dan secara rutin.

Sebaiknya tidak diminum malam hari supaya tidur tidak terganggu karena ingin buang air kecil. Bila penderita hipertnsi pernah mengalami penyakit kencing batu atau pada pemeriksaan urinenya terdapat kristal oksalat, dianjurkan untuk tidak meminum rebusan daun belimbing ini.

Karena daun belimbing mengandung kalsium oksalat yang bila diminum oleh penderita yang mempunyai riwayat kencing batu akan merangsang terbentuknya batu oksalat kembali. Kejadian ini basa dirasan bila setelah beberapa kali mengkonsumsi air rebusan daun belimbing, bagian pinggang akan terasa tidak enak atau bisa juga menyebabkan pegel linu, jadi untuk penderita kencing batu tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi air daun belimbing ini.

Ternyata bukan hanya daunnya saya yang bermanfaat ternyata buah dari belimbing ini juga mempunyai manfaat yaitu untuk belimbing wuluh lebih banyak khasiatnya yaitu dapat menyembuhkan sariawan karena rasa asam yang terdapat di buah ini dan banyaknya kandungan vitamin C di dalam buah ini, selain itu juga dapat dijadikan obat batuk dengan merebus daun, buah dan bunga itu efektif untuk meredakan batuk anda, dan dapat juga sebagai obat jerawat muka dengan cara menumbuk beberapa buah belimbing bisa belimbing wuluh bisa juga belimbing yang biasa, setelah anda tumbuk lalu jadikan buah yang telah ditumbuk itu gosokan pada muka yang berjerawat  dan biarkan sari dari buah belimbing itu menyerap pada muka anda lalu anda bisa basuh atau cuci muka anda dengan air bersih bisa air hangat atau air dingin atau air biasa.

Itulah info tips kesehatan dari daun belimbing dan hipertensi, ternyata banyak manfaat yang diberikan oleh daun belimbing ini dan selain daunnya ternyata buahnya pun mempunyai khasiat yang baik juga. Jadi bagi anda yang mempunyai atau menderita tekanan darah tinggi cobalah untuk mengkonsumsi rebusan air daun belimbing. Selamat mencoba..! Terima kasih sudah membaca Daun Belimbing dan Hipertensi. Jika suka artikel Daun Belimbing dan Hipertensi ini silahkan like / share. Dan jangan lupa lihat juga artikel lainnya.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>