Anak, Kesehatan

Mengenal Lebih Jauh Jerawat pada Bayi (Baby Acne)

Jerawat pada Bayi

Mengenal Lebih Jauh Jerawat pada Bayi (Baby Acne) – Mungkin sebagian dari kita beranggapan bahwa jerawat hanya menyerang di usia remaja dan mengernyitkan kening saat mendengar tentang baby acne. Sulit membayangkan bagaimana jerawat bisa muncul pada kulit bayi yang terkenal halus.

Ya, jerawat memang tak pandang usia, sekalipun sebagian besar kasus jerawat menyerang remaja dan dewasa muda tapi sebagian kecil bayi juga dihinggapi jerawat.

Gejala dan Penyebab Jerawat pada Bayi

 

Penyebab munculnya jerawat pada kulit bayi belum sepenuhnya jelas, namun sebagian ahli menduga perubahan hormonal pada tubuh ibu selama trimester terakhir kehamilan mempengaruhi tubuh bayi dan memicu timbulnya jerawat di kulit bayi. Beberapa faktor eksternal seperti tumpahan susu, air liur, dan produk perawatan kulit bayi yang berdasar minyak (oil base products) juga diduga berperan dalam pembentukan jerawat pada kulit bayi.

Sebenarnya jenis jerawat ini tidak menimbulkan keluhan yang berarti pada bayi. Bisa dibilang baby acne lebih mengganggu sang ibu daripada bayinya sendiri. Seorang ibu terutama yang baru melahirkan anak pertama tentu panik saat bintik-bintik merah jerawat bermunculan di kulit bayi.

Umumnya jerawat tumbuh di bagian dagu, pipi, dan dahi sekitar 3-4 minggu setelah hari kelahirannya. Sayangnya tak ada upaya pencegahan yang dapat kita lakukan karena penyebab jerawat pada bayi sampai saat ini belum sepenuhnya jelas.

Apa yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasi Jerawat pada Bayi?

Faktanya baby acne tidak memerlukan terapi khusus seperti jerawat pada remaja karena umumnya jerawat ini akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Beberapa kasus mungkin berlangsung sampai beberapa bulan. Berikut ini tips untuk mengatasi gangguan jerawat pada bayi:

Hindari Pemakaian Lotion

ruambayihilang.blogspot.com

ruambayihilang.blogspot.com

Hindari pemakaian lotion atau baby oil pada kulit bayi yang tengah berjerawat. Bahan dasar minyak pada produk tersebut dapat memperparah sumbatan pada pori-pori kulit bayi.

Jangan Menggosok Bagian yang Berjerawat

Jerawat pada Bayi

Tindakan ini dapat menimbulkan iritasi dan mempermudah terjadinya infeksi pada kulit. Pada saat mengeringkan daerah yang berjerawat cukup tekan-tekan perlahan dengan handuk yang lembut.

Bersihkan Kulit Bayi 2-3 Kali Sehari dengan Sabun yang Lembut dan Air Hangat

www.satujam.com

www.satujam.com

Sekalipun kebanyakan kasus dapat membaik tanpa terapi khusus, waspadai bila jerawat tidak membaik setelah 3 bulan lamanya. Pertimbangkan untuk segera mengunjungi dokter bila jerawat yang muncul mulai mengganggu bayi sehingga bayi tampak rewel atau disertai demam. Beberapa kasus mungkin perlu cream khusus sebagai obat jerawat pada bayi (baby acne)

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>